
MENAG, 15 September 2026_Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah belum menyurutkan semangat para siswa untuk mengikuti kegiatan belajar. Kondisi udara yang kurang baik membuat aktivitas pembelajaran tatap muka menjadi terbatas, sehingga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kegiatan pendidikan tetap berjalan.
Melalui pembelajaran daring, para siswa mengikuti pelajaran dari rumah dengan memanfaatkan telepon genggam, laptop, serta jaringan internet. Meskipun menghadapi berbagai kendala, seperti koneksi internet yang tidak stabil dan keterbatasan perangkat, para siswa tetap berusaha mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat.
Guru juga terus memberikan materi dan tugas melalui berbagai platform pembelajaran. Mereka berupaya memastikan siswa tetap mendapatkan pelajaran meskipun tidak dapat belajar secara langsung di dalam kelas.
"Walaupun belajar dari rumah dan suasananya berbeda dengan di sekolah, kami tetap semangat mengikuti pelajaran. Kabut asap bukan alasan untuk berhenti belajar, " ujar Azad khiran salah seorang siswa
Pembelajaran Jarak Jauh menunjukkan bahwa kondisi lingkungan yang kurang mendukung tidak harus menjadi penghalang bagi dunia pendidikan. Dengan kerja sama antara guru, siswa, dan orang tua, proses belajar tetap dapat berlangsung.
Di tengah kabut asap yang tak kunjung reda, semangat belajar para siswa menjadi bukti bahwa pendidikan harus terus berjalan. Mereka berharap kondisi udara segera membaik sehingga kegiatan belajar tatap muka dapat kembali dilakukan dengan aman dan nyaman.
|
60x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...