
MIN 2 Batang Hari telah mengambil langkah progresif dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, rapi, dan produktif dengan menerapkan kebiasaan 5S setiap hari. Konsep 5S, yang berasal dari Jepang, merupakan singkatan dari lima kata dalam bahasa Jepang: Seiri (Sortir), Seiton (Susun), Seiso (Sapu), Seiketsu (Standarisasi), dan Shitsuke (Disiplin). Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas di tempat kerja dan telah diterapkan dengan sukses di berbagai industri dan institusi pendidikan.
Langkah Pelaksanaan
1. Seiri (Sortir)
Setiap pagi, siswa dan guru di MIN 2 Batang Hari memulai hari dengan kegiatan "sortir," di mana mereka memeriksa ruang kelas dan membuang barang-barang yang tidak dibutuhkan. Dengan memilah barang-barang yang diperlukan dan tidak diperlukan, kelas menjadi lebih terorganisir dan fungsional.
2. Seiton (Susun)
Setelah proses sortir, tahap berikutnya adalah menyusun semua barang dengan rapi. Semua peralatan belajar seperti buku, alat tulis, dan perangkat multimedia disusun secara sistematis. Hal ini tidak hanya membuat ruangan lebih enak dipandang, tetapi juga memudahkan siswa dan guru dalam menemukan barang yang mereka butuhk
3. Seiso (Sapu)
Setiap hari, sebagian waktu dialokasikan untuk kegiatan menyapu dan membersihkan ruang kelas. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga staf pengajar yang turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan belajar. Dengan lingkungan yang bersih, kesehatan dan konsentrasi siswa dapat ditingkatkan.
4. Seiketsu (Standarisasi)
MIN 2 Batang Hari telah menetapkan standar kebersihan dan kerapian yang harus dipatuhi setiap hari. Aturan dan prosedur ini dipajang di ruang kelas dan ruang guru untuk memastikan semua orang di sekolah memahami dan menerapkan 5S dengan konsisten.
Shitsuke (Disiplin)
Yang terakhir, tetapi tidak kalah penting, adalah penanaman disiplin dalam penerapan 5S. Siswa diajarkan pentingnya mempertahankan kebiasaan baik ini dan merasakan manfaatnya secara langsung. Melalui pembiasaan, diharapkan kebiasaan ini menjadi bagian dari budaya sekolah.
Dampak Positif
Penerapan kebiasaan 5S di MIN 2 Batang Hari telah menunjukkan hasil positif. Ruang kelas menjadi lebih bersih dan teratur, yang berkontribusi pada suasana belajar yang kondusif. Selain itu, siswa belajar untuk lebih bertanggung jawab dan disiplin dalam menjaga lingkungan sekitar mereka. Pihak sekolah berharap dengan penerapan 5S ini, prestasi akademik dan non-akademik siswa dapat terus meningkat.
Dengan dedikasi dan kerjasama dari seluruh warga sekolah, MIN 2 Batang Hari optimis bahwa kebiasaan 5S akan terus membawa perubahan positif bagi perkembangan pendidikan di madrasah ini.
|
91x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...